Sedapnya Kuliner Masakan Rumahan ala Medan di Kedai Kak Tari

Sedapnya Kuliner Masakan Rumahan ala Medan di Kedai Kak Tari

912 14

Teringat di tahun pertama saya tinggal di Batam, sekitar tahun 2006, saya mampir makan di suatu warung dekat dengan tambal ban dekat kawasan Batamindo Industrial Park. Kebetulan waktu itu motor yang saya pinjam sedang bocor ban. Ketika baru saja mau masuk ke warung makan, seseorang tiba-tiba menghampiri saya. Belakangan saya tahu bahwa orang tersebut adalah yang punya warung.

“Siang bang, mau makan ya?” Sapanya.

“Ngga buk, mau mandi!” Dalam hati aja. Tak beraninya aku jawab kek gitu. Haha.

“Yakin bang mau makan di sini?” lanjutnya bertanya, aneh dan lucu. Udah jelas masuk ke warung yam au makan, malah ditanya yakin atau ngga mau makan di sana. Ada apa sih di warung ini? Jadi penasaran.

“Emangnya kenapa buk?”

“Lho mas, kan udah ada tulisannya itu jual BPK, Saksang, Panggang, B1 dan B2.”

Makin bingung, ini sebenernya warung, atau apotek? Kok banyak kode-kode aneh. Sebagai warga baru di Batam, memang banyak hal baru yang berbeda dengan tempat tinggal sebelumnya di Kudus dan Semarang. Setelah dijelaskan oleh pemilik warung, baru saya paham bahwa menu yang mereka jual merupakan makanan non-halal, dan beliau mengingatkan saya. Dan untuk itu saya berterima kasih.

Baca juga:  iPhone 7 Mau Launching? Lalu iPhone 4, 5, 6 Gimana?

BPK adalah singkatan dari Babi Panggang Karo, sedangkan B1 adalah kode unik untuk biang (bahasa Karo, Sumatra Utara) atau anjing dan B2 adalah kode untuk babi. Sejak saat itu, melekatlah di benak saya bahwa semua masakan dari Sumatra Utara adalah non-halal. Begitu polosnya saya waktu itu. Hahaha.

Namun, tentu saja tak semua masakan khas dari Sumatra Utara itu non-halal. Seiring waktu tinggal di Batam, saya pun mengenal beragam masakan khas dari Sumatra Utara yang endes abis dan tentunya halal. Contohnya adalah Soto Medan, Lontong Medan, Arsik Ikan Mas, Spaghetti ala Medan alias Mie Gomak.

Mampir dinner di Kedai Kak Tari

Minggu lalu, di hari Sabtu yang basah, saya dan istri mampir ke Kedai Kak Tari di daerah Tiban untuk icip-icip menu kuliner ala Medan. Lokasinya ada di komplek Food Hawker Vitka Point, Tiban, tepatnya sebelum pom bensin Vitka, atau bisa juga masuk melalui gerbang masuk Batam Tourism Polytechnic (BTP), langsung hajar belok kanan. Kedai Kak Tari berada di tengah-tengah deretan komplek.

Menu-menu ala Medan yang ditawarkan Kedai Kak Tari adalah Misop Medan, Ikan Goreng Sambal Andaliman, Lontong Medan, Pecel Medan, sate kerang, sate jengkol, dan lain-lain. Menu-menu yang menggugah selera. Apalagi sore itu udah lapar berat.

Baca juga:  Cancel Ngetrip? Ini Solusi untuk Voucher Hotel Kamu, Tixton!

Kami memesan Ikan Goreng Andaliman, Kwe Tiau Goreng Medan, Sate Kerang, Es Alpokat dan Es Teh. Begitu membuka menu, saya memang langsung tertarik dengan Ikan Goreng Andaliman.

Ikan Goreng Andaliman

Ikan Goreng Andaliman dan Sate Kerang aka Kedai Kak Tari
Ikan Goreng Andaliman dan Sate Kerang aka Kedai Kak Tari

Masakan ini asli nyesss banget. Ikan selar yang digoreng garing crunchy, ditemani sambal Andaliman yang bikin merem-melek dengan rasanya yang khas. Sambal inilah yang membuat menu ini istimewa. Sambal berwarna hijau ini punya citarasa kecut dan asam di awal lalu nendang pedas di akhir. Klop banget ketika disajikan dengan nasi putih hangat. Namparrr! *lalu minta nambah.

Sambal ini dibuat dengan Andaliman, yang merupakan bumbu rempah khas Batak. Bentuknya seperti merica dengan warna hijau. Andaliman inilah yang membuat sambal ini mempunyai rasa khas yang berbeda dari sambal lain pada umumnya. Kalau lagi mampir ke Kedai Kak Tari, jangan lupa pesen ini kak, dijamin mantap!

Kwetiau Goreng Medan dan Sate Kerang

Kwetiau Goreng Medan
Kwetiau Goreng Medan

Kwetiau memang sajian popular di Medan dan menu ini juga menjadi salah satu menu yang disajikan di Kedai Kak Tari. Kwetiau goreng ini cocok banget disantap dengan sate kerang yang kenyal dan nikmat.

Baca juga:  Tips: Cara Memindah Google Contacts ke iCloud untuk Apple Device

Sate kerang merupakan salah satu jenis sate yang tidak dibakar dan memiliki rasa yang berbeda dengan sate lainnya. Bumbu sate ini lebih seperti bumbu rendang yang diracik khusus hingga meresap ke daging kerang yang kenyal dan gurih unch unch. Rasa sate ini memang bikin nagih, terbukti, 5 tusuk sate yang dihidang di atas meja, sudah lenyap dalam 5 menit! *lalu minta nambah.

Harga makanan di Kedai Kak Tari ini terjangkau lho, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 18 ribu per porsi. Tak hanya masakan berat, di sini juga tersedia makanan ringan seperti pisang goreng keju, French Fries dan lupis.

Menu Makanan Kedai Kak Tari
Menu Makanan Kedai Kak Tari
Menu Minuman Kedai Kak Tari
Menu Minuman Kedai Kak Tari

Buat yang penasaran pengen icip-icip masakan Medan rumahan, Kedai Kak Tari ini buka setiap hari Senin-Sabtu mulai jam 11 siang sampai jam 10 malam. Ajak juga saudara, orang tua, dan temen-temen kamu untuk makan bareng ya! Karena tempatnya juga seru untuk rame-rame, makan bareng sambil ngobrol.

Kedai Kak Tari

Kedai Kak Tari
Kedai Kak Tari
  • Alamat: Food Hawker Vitka Point nomor 6, Komplek SPBU Vitka Farma.
  • Jam buka: 11.00-22.00 WIB ( Senin-Sabtu)– Minggu tutup.

In this article

Join the Conversation

14 comments

  1. Fauzi Reply

    Penasaran dg sambal andalimannya.

  2. Tambayu Rizqi Reply

    Selain suguhan yg endessss suasana dan pemandangan di kedai kak tari juga ketjehhh kak…

  3. ahmadi sultan Reply

    Haaa ini lagi, bikin ngiler. Yang rekommended menu apa aja?

    1. Akut Wibowo Reply

      Ikan Andaliman dan misop bang. Sama pokat kocoknya mantap

  4. Dian Fernanda Reply

    Pengen coba sambel andaliman sama sate kerangnya

    1. Akut Wibowo Reply

      Sedap semua itu kaka. Kombinasi klop!

  5. Chaycya Simanjuntak Reply

    Ini jadi kedai terbaru favoritku. semua makanannya sukaaaa.. apalagi lupis dan sambel andaliman.. juara

  6. Dian Radiata Reply

    Ikan sambal andalimannya bikin kangeeen!
    Seneng banget ya akhirnya nemu kuliner khas Medan yang halal..

  7. Eka Handa Reply

    Nyam nyam, jadi laper ih bacanya jam segini, aku suka banget sama lupisnya, guruh-gurih gimana gitu, sama es kocok alpukat itu endes banget.

    1. Akut Wibowo Reply

      Bener banget!
      Es kocoknya bikin nagih. Kemarin ke sini sore-sore, eh tutup.

  8. Danan Wahyu Sumirat Reply

    ya ampun aku kmrn nggak ke sini , nyesel :(( . makanannya enak banget

    1. Akut Wibowo Reply

      Semalem ke sini lagi, ehh tutup.. padahal lagi pengen coba misop yang kemarin keabisan..

  9. sri murni Reply

    Ini ni tempat nak dituju tapi tak sampai-sampai ke sana… kangen miso dan sate kerangnya….

    1. Akut Wibowo Reply

      Sate kerang 😍