Tips Koplak untuk Menjadi Karyawan yang Baik dan Benar

Menjadi Karyawan yang Baik dan Benar
7

Suasana kerja di perusahaan semakin memanas. Produksi yang menurun tajam membuat perusahaan harus melakukan efisiensi. Diantaranya adalah dengan memangkas biaya produksi berupa tenaga kerja, yang artinya pengurangan karyawan. Karyawan yang habis kontrak bulan kemarin rata-rata tidak disambung lagi, kecuali yang performance-nya di atas rata-rata.

Memang kondisi yang seperti ini bisa membuat stress, apalagi kalau kita tidak bisa me-manage dengan baik. Buat saya sih, saya harus professional. Urusan kerja adalah urusan kerja, begitu melangkah keluar perusahaan, semua masalah perusahaan tertinggal di sana. Besoknya begitu masuk, masalahnya bisa diambil lagi.

Memang kadang sulit sih, karena kadang tekanan yang diterima terlalu besar sehingga kadang tekanan itu dibawa pulang secara tidak sadar. Beruntung, kontrak saya yang berakhir bulan kemarin disambung lagi oleh perusahaan. Hampir saja tidak disambung karena absensi saya yang berantakan, terlepas dari alasan-alasan yang mengikutinya.

Menjadi Karyawan yang Baik dan Benar

Saya awalnya ingin menulis tentang Batam Foodies Meetup #5 hari minggu kemarin. Tapi entah kenapa kok dari awal paragraf nulis udah ngaco sampe tertulis 3 paragraf di atas dan 4 paragraf di bawah. Paragraf ini tertulis setelah 7 paragraf itu dan disematkan di tengah-tengah karena baru nyadar.

Yaudah, jadilah topik dadakan yang mendadak ini, dibuang sayang cak! Start nulis jam 4 sore tanggal 26 Oktober sewaktu semua pekerjaan sudah selesai. Jadi sambil mengisi waktu, terlahirlah tulisan ngaco ini.

Jaga attitude

Saya termasuk pemegang rekor terlambat selama 17 kali dalam waktu 7 bulan pada waktu data tersebut di-highlight oleh management. Selain hal tersebut, tidak ada yang menjadi masalah. Performance saya bisa dibilang bagus, tidak ada masalah. Hanya absensi.

Mungkin kita akan menganggap, ah, hanya absensi. Tapi hal tersebut berpengaruh besar terhadap performance dan attitude. Sedangkan attitude atau perilaku adalah hal dasar yang dinilai oleh pengusaha atau perusahaan. Attitude jelek, jangan harap perusahaan melirik manja. Yang ada melirik gemes pengen segera abisin kontrak, kalo perlu, CUT sekarang juga!

Patuhi peraturan perusahaan

Namun di balik keterlambatan saya dalam hal masuk kerja, ada alasan yang menyertainya. Beberapa administratif untuk keterlambatan terlewat saya lakukan sehingga tetap ter-record sebagai terlambat, walaupun sudah mendapat ijin atasan sebelumnya.

Ya, saya sudah ijin terlebih dahulu sebelum datang terlambat. Namun, saya tidak mengisi dan membuat form keterlambatan yang memang sebuah prosedur yang harus ditaati. So, guys, selalu pastikan untuk tahu semua peraturan perusahaan dan taati peraturan tersebut!

Ketahui hak dan kewajiban karyawan!

Saya termasuk karyawan yang ngga di-training sebelum masuk kerja. Jam 8 masuk, jam 10 langsung transfer ke departemen, dikasih laptop trus kerja! Sehingga peraturan perusahaan tidak tersampaikan secara sempurna. Saya mah iya-iya aja, secara training itu ngebosenin, bikin ngantuk. Jujur aja lah saya! Tapi justru ini yang jadi senjata makan tuan nantinya.

Read More Post
1 of 24

Pada kasus ini guys, adalah hak karyawan untuk mendapatkan proper training dan segala informasi tentang perusahaan. So, pastikan kamu follow up ke HR untuk mendapatkan training dan semua informasi tentang perusahaan. Sedangkan kewajibannya adalah, menaati semua peraturan tersebut sesuai item no 2 di atas.

Ngeyel-lah secara cerdas

Guys, pengalaman kita bekerja di tempat sebelumnya belum tentu sama dengan perusahaan tempat kita bekerja sebelumnya. Jadi jangan sekali-kali bilang, “di tempat kerja saya kemarin ngga kaya gini lah!”

Trust me, you look stupid by saying that. You’re in different environment.

Apalagi berdebat dengan boss. Yang punya watak ngeyelan juga. Sabar bro. Siapin rompi sabar berlapis-lapis. Udah tau rule nomer satu kan? – ngga perlu dijelaskan.

Tips koplaknya adalah:

  • Know what are you doing and master them. Kerjain sungguh-sungguh project yang diberikan, pelajari betul-betul. Jadi suatu saat ada yang ngeyel, tinggal hantam dengan data dan fakta. Sikat pokoke!
  • Team work. Bukan gue team, you work –ini style gue, jangan ditiru–. Bangun kerjasama dengan tim. Bikin tim yang solid dan menyenangkan, apaladi kalo kamu project leader. Jadi suatu saat ada yang ngeyel, hantam rame-rame. Seru kan?

Jangan sambil jualan!!

Gile, kalo ini sih memang mental entrepreneur sudah mendarah daging. Mulai dari yang simpel-simpel macam permen, roti dan apapun yang kecil-kecil asal bisa diselundupkan ke produksi. Kalo di tempat saya kerja e, gembok dan sandal jepit aja bisa jadi bahan jualan!

Ini bisa bahaya guys, bahayanya adalah, ketika ketahuan, bisa kena warning letter. Dan kalau masih membandel bisa drop out. Anyway, saya ngga ikut-ikutan di sini.

F.O.K.U.S

Wait, tips terakhir kok cuma satu kata? Weitsss, jangan salah, walau Cuma satu kata, ini penting lho guys. Ketika kerja, usahakan fokus 100% supaya kerjaan kamu juga bener 100%.

Contoh yang ngga bener adalah kerja sambil whatsapp-an, apalagi grup chat, seru bener tuh, yak an? Contoh lagi adalah ngeblog atau nulis, kaya gue sekarang ini.

Oh wait, I should not do that. BYE.

- Matched Content -

You might also like
7 Comments
  1. Top Training Indonesia says

    Menarik sekali artikelnya

  2. Panselnasmenpancpns.com says

    Ini tips bener-bener koplak, tapi ampuh,,

  3. Hermawan Ristriantoro says

    Yang terakhir sama… ampun dah 😀

    1. Akut Wibowo says

      Hahaha..
      Beginilah mas..

  4. Rina says

    Kayaknya saya jualan dikantor, bukan karyawan yang baik ya ?

    1. Akut Wibowo says

      Hahaha..
      Kalo kita mah tipe pemberontak kak..

      Makanya ini judul artikelnya tips koplak ??

  5. sarah eyie says

    Semua kembali ke individunya..
    Jadikan kerjaan tanggung jawab utama, masuk lebih awal pulang lebih telat….sisanya nyusul..chat ngeblog jualan fban belanja online..hahahha

Mari Berdiskusi

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More