Berbagi Cerita di Pulau Ranoh yang Memikat Mata dan Hati

Fyuuh, setelah lelah ber-snorkeling di Pulau Abang selama beberapa jam, tujuan selanjutnya adalah Pulau Ranoh. Di sini kita tidak akan ber-snorkeling ria, tapi lebih untuk beristirahat, bersantai dan bermain-main. Pulau ini memang menjadi favorit. Gimana tidak jadi favorit, pemandangannya aja kece gitu.

Dari Pulau Dedap ke Pulau Rano hanya sekitar 10 menit perjalanan air. Tentunya tergantung kapasitas speed boat yang kamu tumpangin nantinya. Kalau saya kemarin rame banget, karena barengan sama rombongan anak-anak pramuka SMA 5 Batam, jadi agak lumayan lama jalannya. Tapi tetep ngga mengurangi keseruan kami.

Pertama kali memandang pulau ini, saya langsung suka. Pantainya lebih lebar daripada Pulau Dedap, sehingga banyak ruang untuk bermain-main. Tetapi untuk kemiringan air, saya lebih suka di Pulau Dedap dengan slope pantainya yang landai, jadi bisa main air sampai puas. Kalau di Pulau Ranoh, slope-nya cenderung curam, sehingga cocoknya untuk yang bisa berenang.

Namun untuk kejernihan air, dua-duanya tetap juara! Dan lagi, karena memang pulaunya jarang terjamah, kebersihannya masih terjaga. Hanya “sampah” alami seperti rumput laut yang terdampar di pantai atau ranting-ranting pohon yang tercecer. Masih lebih bagus daripada sampah-sampah plastik yang berserakan.

Buat kamu yang berkunjung ke sini atau ke objek wisata alam lain, jangan lupa ya guys untuk selalu menjaga kebersihan. Kalau kata pepatah lama, jangan tinggalkan apapun selain sejak, jangan ambil apapun selain gambar dan jangan buang apapun kecuali buang nafas.

Pantai pasir putih Pulau Ranoh

Pantai di sini memang juara! Air laut yang jernih dan pasir putih yang lembut menyapa kita begitu kita menjejakkan kaki ke pulau ini. Bentangan pasirnya yang menawan dilindungi oleh pohon kelapa, akan membuat kamu betah berlama-lama di pulau ini walaupun sekedar untuk duduk-duduk. Itu lah yang saya alami.

Di sisi kanan pulau ada 2 buah kapal yang dibiarkan terparkir di sana. Saya kurang tahu sih gimana ceritanya. Yang pasti, kehadiran 2 kapal itu membuat perjalanan makin seru. Apalagi dengan rombongan anak-anak pramuka SMA 5 itu, pada sibuk naik kapal lalu nyebur ke laut.

Ya, laut! Seperti yang saya bilang tadi, slope pantai Pulau Ranoh memang curam. Jadi walau sepertinya kapal terlihat berlabuh sangat dekat dengan pantai, kedalaman air laut sudah dalam lho! Tapi justru itu yang membuat aktifitas loncat loncat dari atas kapal menjadi aman.

Matahari yang bersinar sangat terik waktu itu tak menyurutkan semangat mereka untuk main-main. Kalau saya dan istri mah, sibuk foto-foto aja deh. Apalagi waktu itu memang ada job untuk membuat tulisan referensi tempat snorkeling dan pantai terbaik di Batam. Lumayan untuk ide sekaligus dokumentasi.

Sebagian besar waktu saya habiskan bersama istri untuk bercerita sambil minum kelapa muda yang yahud. Pas banget dengan kondisi yang sangat terik, kelapa muda ini sungguh menyegarkan. Sambil cerita-cerita tentang masa depan kita. #eeaaa.

Pulau Ranoh yang kece ini nih yang bikin betah

Pulau Ranoh yang kece ini nih

Bentangan Pantai Pulau Ranoh

Bentangan Pantai Pulau Ranoh

Anak-anak Pramuka SMA 5 Batam

Anak-anak Pramuka SMA 5 Batam yang main main di kapal, ada banyak stok foto anak-anak ini sebenernya. Hahaha

Pose cantik dan tampan dulu, padahal silau

Pose cantik dan tampan dulu, padahal silau sampai meringis gitu. Istri mah enak, terlindung sama gue. *peace*

Pose dulu begitu sampai di Pulau Ranoh

Pose dulu begitu sampai di Pulau Ranoh, walaupun gosong merata abis snorkeling

Pantai Pulau Ranoh

Pantai Pulau Ranoh, ini fotonya sambil tiduran.

Sekitar hampir satu jam lamanya kami di sana hingga waktunya untuk kembali ke rumah singgah untuk bersiap-siap pulang kembali ke Batam. Saatnya mengucapkan selamat tinggal kepada Pulau Ranoh! Suatu saat pasti berjumpa kembali!

Istri saya jadi ketagihan snorkeling nih! Karena dengan snorkeling-lah, istri saya bisa mengapung. Hehehe. Ya iyalah, pake life vest!

Dalam waktu dekat, kami akan meng-explore kembali spot-spot snorkeling di Batam! Ada Pulau Petong dan Labun. Dan pastinya kembali ke Pulau Abang lagi untuk explore pulau lainnya, seperti Pulau Hantu. Woot? Hantu? Hahaha. It’s just a name.

Open trip snorkeling ke Pulau Abang

Untuk kamu yang sedang merencanakan untuk snorkeling ke Pulau Abang atau Pulau Petong dan main main ke Pulau Ranoh, kamu bisa menghubungi saya melalui kontak di bawah ini, atau langsung dengan mengisi form.

Open trip biasanya di hari Sabtu atau Minggu dengan meeting point di Pelabuhan PT Pari di Galang Baru. Info lebih lengkap bisa tanya-tanya dulu deh ke saya.

Show Comments

2 Comments

  1. citra 06/03/2017

Mari Berdiskusi